Pro dan Kontra tradisional vs digital marketing

    0
    40
    Marketing word cloud concept

    Beberapa pengusaha yang baru memulai langkah awal untuk mengembangkan bisnis terkadang bingung harus melakukan marketing dengan cara apa.

    Seperti yang di ketahui, seiring dengan kemajuan teknologi sistem marketing juga mengalami kemajuan yaitu dengan hadirnya digital marketing. Sehingga kini ada dua sistem marketing yang sering di gunakan, tradisional marketing dan digital marketing. Setiap sistem marketing memiliki pro dan kontranya. Ada sebagian pelaku bisnis yang lebih menyukai tradisional marketing, ada juga yang menggunakan digital marketing. Untuk mengetahui apa saja pro kontra antara tradisional marketing dan digital marketing, simak ulasannya di bawah ini.

    Pro dan Kontra Tradisional Marketing

    Promosi dan penjualan sebuah produk yang menggunakan model lama seperti penyebaran brosur, flyer, pemasangan billboard atau iklan melalui media elektronik adalah sebuah ciri dari marketing secara tradisional.

    Pro:

    • Promosi secara face to face memudahkan antara konsumen dengan sales dapat bertemu secara langsung. Sehingga memudahkan proses jual-beli produk.
    • Dengan mudah menjangkau target audience lokal. Misalnya, jika Anda mempromosikan produk melalui radio yang hanya berada pada satu lokasi kota atau negara.
    • Sebuah flyers promosi yang langsung di sebar melalui rumah ke rumah. Sehingga target audience dapat memegang dan melihat berulang-ulang flyers atau brosur yang di terima.

    Kontra:

    • Pemasangan iklan melalui print atau radio ad akan mengeluarkan biaya yang tidak murah
    • Memiliki tingkat respon audience yang rendah, jika iklan Anda tidak menarik mereka akan mengabaikannya dan jika itu berbentuk sebuah brosur maka brosur tersebut akan di buang.
    • Tidak memiliki komunitas yang bisa mempertemukan dengan orang-orang yang memiliki bisnis yang sejenis dengan bisnis Anda.┬áTidak dapat melihat hasil dari kesuksesan sebuah strategi marketing yang telah di jalankan.

    Pro dan Kontra Digital Marketing

    Digital marketing adalah strategi marketing terbaru yang memanfaatkan dunia digital seperti website, sosial media, email marketing untuk mempromosikan sebuah baru. Digital marketing menjadi solusi baru untuk sebuah usaha yang masih menggunakan sistem tradisional marketing.

    Pro:

    • Anda bisa menjangkau target audience lebih meluas lagi bahkan sampai internasional. Tentu dengan target audience yang lebih meluas Anda bisa semakin mudah untuk semakin mengembangkan bisnis.
    • Dapat membentuk komunitas. Anda bisa bertemu dengan orang-orang yang memiliki bisnis dan membentuk sebuah komunitas. Dalam komunitas tersebut, Anda bisa mendapatkan ilmu baru dan share mengenai ilmu yang sudah di dapatkan. Anda juga bisa menjalin kerja sama untuk semakin mengembangkan bisnis.
    • Menentukan target yang spesifik. Anda bisa menentukan audience seperti apa, hobinya apa, kebiasaannya apa yang sesuai untuk produk Anda. Supaya iklan produk yang Anda sampaikan dapat mudah di terima dan di pahami.
    • Dengan menggunakan sistem digital marketing, Anda bisa lebih hemat untuk biaya pemasangan iklan.
    • Data dan hasil lebih mudah untuk di pantau. Dengan menggunakan google analytics dan isnsight tools, Anda dapat memantau setiap waktu sejauh mana kampanye yang Anda jalankan berhasil, mengalami peningkatan atau penurunan, dan jika terjadi penurunan Anda bisa langsung memperbaikinya.

    Kontra:

    • Tidak dapat melihat langsung siapa penjual atau konsumen produk. Karena di sosial media khususnya, banyak orang-orang yang menggunakan akun palsu untuk melakukan suatu tindakan kriminal.
    • Hanya dapat di lihat target audience yang sering menggunakan internet atau memiliki akun sosial media

    Beberapa hal diatas adalah pro dan kontra dari traditional marketing vs digital marketing. Anda ingin menggunakan sistem marketing seperti apa untuk bisnis Anda, semuanya antara pro dan kontra nya sudah di bahas disini. Pilihan ada pada Anda. Jangan lupa untuk share artikel ini ya!

    LEAVE A REPLY